Wednesday, 14 March 2018

COPYWRITTING " TOKOH INSPIRATIF "


Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh , ketemu lagi di postingan ke 4 dengan judul *SFX Drum* Drengg..dreengg..dreengg... yaitu TOKOH INSPIRATIF. Nah penasaaran kan? sapa sih toko inspiratif mas debio ini?, baik saya kasih bocoran sedikit tentang tokoh inspiratif saya, yaitu beliau berasal dari Jepang lalu sebuah Founder Game balapan terkenal, kemudian Pembalap yang ambil bagian dalam 2011 24 Hours of Nürburgring sebagai salah satu dari empat pembalap dari # 71 Schulze Motorsport Nissan GT-R N24. Mulai penasaran kan?, monggo disimak baik-baik cerita saya yaa agan - agan dan aganwati hehehe.. sebelum saya mulai cerita silahkan follow Instagram saya yaitu @debiopw buat referensi pecinta mobil seperti saya. Oke saya mulai dengan mengucap bismillah hirrahman nirrahim, Tokoh Inspiratif saya adalahhhh.....

  •  KAZUNORI YAMAUCHI



  Loh sapa dia? kok ada mobil-mobilnya? kok ada logo Playstation? Lah kok ada logo Gran Turismo?, sabar sabar semua pasti kejawab kok, saya akan bahas semua disini, Jadi beliau ada Kazunori Yamauchi, bagi pecinta dunia otomotif, beliau merupakan sang maestro dunia balap. Namun bukan karena karir balap yang membuatnya terkenal tapi karena Passion yang beliau miliki untuk memajukan dunia balap.Apalagi kalo bukan lewat game Gran Turismo (GT)? Seri GT hampir menginjak seri ke-7 untuk platform PlayStation 4. Dengan arsitektur PlayStation 4 yang lebih "ramah" terhadap developer, bukan ga mungkin seri GT berikutnya akan mencapai masa jayanya. Tapi bukan berarti perjalanan Om Kazunori Yamauchi akan berakhir. Justru ini titik awal perjalanannya melintasi jalur cepat dunia balap The Real Driving Simulator, Gran Turismo ( Dikutip dari Gamexon ). Beliau merupakan Tokoh yang membuat saya menjadi seperti sekarang, Karena beliau memberi saya semangat lewat Game yang beliau kembangkan, saya memang suka mobil terlebih lagi mobil balap, karena Desain Bodykit dan Livery ( Stiker pada mobil ) tidak biasa. Saya yang selain menikmati Game yang beliau buat, saya juga tertarik untuk mempelajari berbagai mobil yang beliau hadirkan di Gamenya. Sedikit cerita buat kalian jadi beliau menjadi presiden Polyphony Digital setelah merancang game pertamanya Motor Toon Grand Prix, sebuah judul balap terinspirasi kartun yang mirip dengan Mario Kart. Motor Toon Grand Prix kemudian menelurkan sebuah sekuel, Motor Toon Grand Prix 2, yang merupakan satu-satunya game di franchise yang dirilis di luar Jepang. Sejak saat itu, Yamauchi telah memenuhi mimpinya untuk menciptakan simulator mengemudi yang realistis dengan seri Gran Turismo yang sukses secara besar-besaran. Dia juga menyatakan ketertarikannya untuk memperluas genre game lainnya; Pada tahun 1999 Polyphony Digital merilis Omega Boost, sebuah judul menembak mereka yang berada di luar angkasa, yang sejak saat itu terbukti menjadi perampokan Yamauchi di luar pengembangan game balap.

                                        

                                                                           Source Image

  Sebagai hasil dari kesuksesan Gran Turismo, Yamauchi telah menjadi tokoh penting dalam industri otomotif di seluruh dunia. Atas bantuannya dengan mempromosikan model Volkswagen di seri ini, perusahaan tersebut memberinya R32 Golf. Polyphony Digital bekerja sama dengan Nissan untuk merancang tampilan multifungsi (yang mengirimkan berbagai potongan data mobil ke pengemudi, termasuk G-Force yang dihasilkan, distribusi torsi dan waktu putaran) yang ditemukan di R35 GT-R. Mobil itu, begitu pula dengan tampilan itu sendiri, tampil di game terbaru franchise-nya, Gran Turismo 5 dan Gran Turismo 6. Beliau diberi Nissan GT-R untuk kontribusinya. Pada tanggal 29 Agustus 2009, ia bergabung dengan tim World Car Awards yang mengikuti kelas SP8 dalam lomba 8 VLN yang mengemudikan Lexus IS-F di Nürburgring. Dia mencatat putaran tercepat 10 menit 9 detik yang merupakan yang terbaik dalam tim, dan tim mereka mencatat kemenangan kelas. Beliau kembali ke jalur Nürburgring sebagai salah satu dari 4 pembalap Team World Car Award yang berpartisipasi dalam 24 Hours of Nürburgring 2010 dan finis di tempat keempat di kelas SP8. Kazunori Yamauchi juga merupakan salah satu dari 4 pembalap di # 96 Spoon Sports FD2 Civic Type-R selama 25 Hours Of Thunderhill yang berlangsung pada 5-6 Desember 2009 - pertama kali mengemudi di jalan raya AS. Mobil tersebut berada di urutan ke-7 di kelasnya, dan posisi ke-23 secara keseluruhan.



  Yamauchi ambil bagian dalam 2011 24 Hours of Nürburgring sebagai salah satu dari empat pembalap dari # 71 Schulze Motorsport Nissan GT-R N24. Tim tersebut menyelesaikan balapan di tempat ke 36 secara keseluruhan, meraih kemenangan di kelas SP 8T setelah mengatasi beberapa masalah teknis, dan mengalahkan persaingan dari pembalap termasuk Johnny Herbert dan Mark Blundell. Untuk 24 Hours of Nürburgring 2012, Yamauchi kembali ke Nissan, mengendarai # 123 GT-R dengan Lucas Ordóñez, ia finis di kelas SP 8T, dan secara keseluruhan 30.Meski masuk SP 8T tahun itu hanya terdiri dari dua mobil, keduanya adalah Nissan GT-R. Untuk 2014 24 Hours of Nürburgring, ia finis ke-12 di kelas, mengendarai Nissan GT-R Nismo GT3 dengan Jordan Tresson, Tobias dan Michael Schulze.Perlombaan 2016 Nürburgring 24 Hour melihat Yamauchi membuat peralihan dari Nissan ke BMW di mana dia mengendarai Motorway M6 GT3 1014 Walkenhorst, dan menyelesaikan keseluruhan 22. Nahhh itu sedikit cerita dari Tokoh Inspiratif saya dan yang saya teliti dari berbagai sumber. Eh banyak ya ceritanya? heheh maaf maaf karena saya memang penggemar berat beliau jadi saya ceritakan latar belakang beliau. Jadi tunggu cerita saya selanjutnya yaa di postingan ke 5 yaaaa... babayyy Wassalammualikum Warahmatullahi Wabarakatu.. Byee tunggu yang terbaruu yaaa...



0 comments:

Post a Comment